Misi Jetstar adalah menawarkan penerbangan harga murah sehingga memungkinkan lebih banyak orang terbang ke lebih banyak tempat lebih sering. Sejak kami diluncurkan pada tahun 2004, kami telah mengangkut lebih dari 140 juta penumpang.

Jaringan harga murah kami adalah salah satu yang paling besar di Asia Pasifik dalam hal pemasukan. Maskapai bermerek Jetstar mengoperasikan lebih dari 4000 penerbangan dalam seminggu ke lebih dari 60 tujuan.

Grup ini terdiri dari:

Jetstar Airways di Australia dan Selandia Baru, yang sepenuhnya dimiliki oleh Qantas Group.

Jetstar Asia Airways, berbasis di Singapura dan dikelola oleh Newstar Holdings, perusahaan yang mayoritas sahamnya (51%), dimiliki perusahaan Singapura Westbrook Investments, sedangkan Qantas Group memiliki sisanya 49 per cent

Jetstar Pacific Airlines, berbasis di Vietnam dan mayoritas sahamnya dimiliki Vietnam Airlines sedangkan Qantas Group memiliki 30 %.

Jetstar Japan, kemitraan antara Qantas Group, Japan Airlines, Mitsubishi Corporation dan Century Tokyo Leasing Corporation.

Jetstar Hong Kong Airways, kemitraan antara Shun Tak Holdings, China Eastern Airlines dan Qantas Group (tergantung izin/persetujuan regulator).

Chief Executive Officer Jetstar Group adalah Jayne Hrdlicka.