This is our website for:

Grup Jetstar

Grup Jetstar adalah kelompok maskapai penerbangan hemat
yang menyediakan harga murah setiap hari di seluruh Australia,
Selandia Baru dan kawasan Asia Pasifik.

Anda dapat mengenal kami lebih dekat dengan membaca sejarah perusahaan kami dan armada kami yang mengesankan.

Misi Jetstar adalah untuk menawarkan harga hemat setiap hari, sepanjang hari, agar lebih banyak orang yang dapat terbang ke lebih banyak tempat dan lebih sering.

Grup Jetstar adalah kelompok maskapai penerbangan berharga hemat yang berbasis nilai tambah, yang beroperasi di pasar rekreasi dan yang berbasis nilai tambah. Grup ini terdiri dari:

  • Jetstar Airways di Australia dan Selandia Baru (seluruhnya dimiliki oleh Grup Qantas).
  • Jetstar Asia berbasis di Singapura. Perusahaan ini dikelola oleh Newstar Holdings, yang mayoritas dimiliki oleh perusahaan Singapura Westbrook Investments (51 persen), sedangkan Grup Qantas memiliki 49 persen sisanya.
  • Jetstar Pacific berbasis di Vietnam (mayoritas dimiliki oleh Vietnam Airlines dan Grup Qantas memiliki 30 persen).
  • Jetstar Japan, sebuah kemitraan antara Grup Qantas, Japan Airlines, Mitsubishi Corporation dan Century Tokyo Leasing Corporation.
  • Jetstar Hong Kong, sebuah kemitraan antara Shun Tak Holdings, China Eastern Airlines, dan Grup Qantas (bergantung pada persetujuan badan regulator).

Grup Jetstar telah menerbangkan lebih dari 140 juta penumpang sejak diluncurkan pada tahun 2004. Dalam tahun finansial terakhir yang berakhir bulan Juni 2014, Grup Jetstar telah membawa lebih dari 20 juta penumpang.

Grup Jetstar telah tumbuh dari sebuah perusahaan yang menyediakan pekerjaan bagi sekitar 400 orang pada tahun 2004 kini telah memiliki 7.000 karyawan di seluruh Asia Pasifik.

Grup Jetstar dipimpin oleh Chief Executive Officer, Jayne Hrdlicka. CEO dari maskapai penerbangan Jetstar adalah: David Hall (Jetstar Australia and New Zealand), Barathan Pasupathi (Jetstar Asia), Miyuki Suzuki (Jetstar Japan), Le Hong Ha (Jetstar Pacific) dan Edward Lau (Jetstar Hong Kong).

Tutup
loading